BerlianSAE, Beras Sehat Berkualitas Pilihan Anda dan Keluarga

Pangan sebagai kebutuhan pokok memiliki keterikatan baik secara langsung dan tidak langsung dengan  kondisi kesehatan, kecerdasan dan produktivitas manusia. Pemenuhan kebutuhan pangan dengan gizi seimbang merupakan pondasi kuat untuk membentuk kualitas SDM sebagai subjek pembangunan bangsa.

Beras merupakan salah satu bahan pangan penting di dunia yang banyak dikonsumsi orang. Beras yang dihasilkan dari tanaman padi merupakan makanan pokok lebih dari separo penduduk Asia. Hampir sekitar tiga perempat penduduk Asia, termasuk 200 juta penduduk Indonesia, menggantungkan kebutuhan kalorinya dari beras.

Karena dikonsumsi sebagai makanan pokok sehari-hari, sudah menjadi kebutuhan untuk memilih beras yang aman dan sehat. Sebagian besar petani Indonesia sudah terbiasa dan hampir tidak mungkin menanam padi tanpa pupuk kimia dan pestisida. Pestisida yang merupakan bahan kimia pembasmi hama tanaman diperlukan para petani agar dapat memberikan hasil panen yang baik dan bebas serangan hama. Namun di sisi lain penggunaan pestisida dalam jumlah tertentu meninggalkan residu kimia berbahaya pada bahan pangan yang kita konsumsi. Walaupun tidak secara langsung, bahaya yang ditimbulkan akan berdampak panjang seperti dapat menyebabkan penyakit kanker, tumor dan penyakit kronis lainnya. Selain itu dampak penggunaan pestisida tidak hanya merugikan manusia, tapi juga berperan dalam kerusakan ekologi lingkungan seperti tercemarnya air tanah serta perubahan sistem hormon hewan ternak, mamalia dan ikan.

Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan kesadaran untuk hidup sehat, bermunculan berbagai praktik baik yang dilakukan oleh masyarakat, diantaranya adalah melakukan pertanian dengan teknologi ramah lingkungan. Melalui ikhtiar program pemberdayaan ekonomi, Dompet Dhuafa menggagas program pertanian ramah lingkungan sejak tahun 1999. Produk yang dihasilkan dari program ini adalah Beras BerlianSAE. Beras BerlianSAE adalah beras yang ditanam dengan menggunakan teknik pertanian organik, yaitu suatu teknik pertanian yang bersahabat dan selaras dengan alam, berpijak pada kesuburan tanah sebagai kunci keberhasilan produksi yang memperhatikan kemampuan alami dari tanah, tanaman dan hewan untuk menghasilkan kualitas yang baik bagi hasil pertanian maupun lingkungan. Hasil uji laboratorium secara berkala di Laboratorium Balitbiogen Bogor sejak tahun 2002 hingga sekarang menyatakan bahwa beras BerlianSAE bebas dari residu pestisida golongan Organoklorin, Organophospate, Karbamat, dan Piretroid. Tanpa digunakannya pupuk dan pestisida kimia membuat Beras BerlianSAE sehat dan aman dikonsumsi. Tak kalah pentingnya, BerlianSAE pun memiliki karakter karakteristik yang khas yakni warna beras tidak terlalu putih (tidak dilakukan proses polish berkali-kali sehingga sebagian kulit ari masih tertempel di beras), bila dimasak memiliki warna nasi yang putih, pulen dan beraroma wangi, dan tidak cepat basi bila dibanding beras biasa. Maka jangan ragu, untuk kesehatan Anda dan Keluarga, pilih beras berkualitas terbaik, BerlianSAE!. (KMM/Dessy)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *