Berdayakan Jampang dengan Lele

Pengembangan wisata di desa jampang terus dilakukan. Pengembangan Desa Jampang sebagai desa wisata ini diharapkan mampu berdampak positif kepada masyarakat jampang terutama di bidang ekonomi.

Untuk mewujudkan hal tersebut itu Dompet Dhuafa melakukan Pemberdayaan Kawasan Wisata Jampang. Salah satunya adalah Pemberdayaan UMKM dilakukan oleh Zona Madina dan Masyarakat Mandiri. Pemberdayaan UMKM salah satunya adalah kelompok pengolahan hasil ikan yang berlokasi di Kp. Jampang Pulo, Desa Jampang.

Untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan pengolahan produk hasil ikan. Pada hari selasa (9/5) dilakukan pelatihan Pembuatan Hasil Olahan Lele bertempat di Saung Mitra Tani, Kp. Jampang Pulo, Desa Jampang Kecataman Kemang Kabupaten Bogor. Pelatihan diikuti oleh ibu-ibu yang tergabung dalam kelompok mandiri Teratai. Pelatihan ini dilaksanakan karena tingginya potensi ikan lele di kawasan Jampang dan sekitarnya, yang nantinya diharapkan mitra dapat mengaplikasikan dan menjadi nilai ekonomi bagi keluarga serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan dikalangan mitra.

‘Kedepan desa jampang ini akan ramai oleh orang yang berkunjung, karena Dompet Dhuafa menjadikan Jampang ini sebagai kawasan wisata. Kalo jadi tempat wisata maka yang dibutuhkan adalah oleh-oleh. Harapannya nanti tidak hanya jamur namun juga produk olahan seperti lele ini bisa menjadi oleh-oleh’.  Papar Nurul, Koordinator Program Kawasan Wisata Jampang.  

ProgramPpemberdayaan Kawasan Wisata Jampang dengan spesifikasi sasaran Ibu-ibu pengolah hasil ikan yang dalam perencanaannya akan mengakomodir kegiatan ekonomi ibu-ibu yang selama ini belum memiliki kegiatan usaha tetap dalam keluarga.  Hingga saat ini sudah terbentuk 3 Kelompok Mandiri dengan jumlah  mitra pemetik manfaat 28 orang dengan jenis usaha (pengolah hasil ikan, budidaya ikan hias dan ikan konsumsi).

{fcomment}

 

 

 

 

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan