Bupati Jeneponto Dukung Program Ekonomi Dompet Dhuafa

 Bupati Jeneponto Iksan Iskandar (berbaju putih) menerima audiensi tim Divisi Ekonomi
Dompet Dhuafadi kantor Bupati . (Foto: Dokumentasi Dompet Dhuafa)

 

JENEPONTO—Tim Divisi Program Ekonomi Dompet Dhuafa mendapat sambutan hangat Bupati Jeneponto Iksan Iskandar di kantor Bupati Jeneponto, Jumat (20/2) lalu. Pertemuan kali ini dilakukan sebagai sarana silaturahmi sekaligus audiensi terkait program pemberdayaan ekonomi Dompet Dhuafa yang berlangsung di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan sejak 2012 yang lalu.

Program pemberdayaan ekonomi Dompet Dhuafa di Kabupaten Jeneponto adalah pemberdayaan pengrajin gula lontar. Hingga saat ini penerima manfaat yang sudah bergabung menjadi mitra sebanyak 166 kepala keluarga. Produk yang dihasilkan saat ini diserap melalui pasar lokal dan dikemas dalam bentuk unik agar dapat menembus pasar kota-kota besar.

“Pada prinsipnya kami menerima dan sangat mendukung program Dompet Dhuafa, Insya Allah bisa disinergikan dengan dinas terkait,” ujar Iksan. Menurutnya, program pemberdayaan Dompet Dhuafa bisa dikembangkan agar bisa menghasilkan produk kerajinan dari bahan lontar sehingga tidak hanya produksi gula semata.

Pada pertemuan itu juga disampaikan rencana program pemberdayaan ekonomi di Jeneponto. “Saat ini program memasuki tahap penguatan produk dan kelembagaan, pengembangan produk memang sudah direncanakan supaya bisa meningkatkan nilai jual produk,” kata Erri Dwi Herdianto, perwakilan tim Program Ekonomi Dompet Dhuafa.

Selain gula merah dari nira pohon lontar yang berbentuk setengah lingkaran, produk gula ini dikembangkan dengan bentuk yang lain. Pengembangan hasil sampingan pohon lontar seperti kerajinan daun lontar juga sedang dirintis. Selanjutnya pemasaran produk dilakukan dengan menggandeng berbagai pihak baik pemerintah daerah maupun swasta, sehingga produk mitra dampingan bisa menembus pasar nasional maupun internasional. (www.dompetdhuafa.org)

{fcomment}

 

 

 

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan