Griya Gula, Era Baru Industri Gula Semut Kokap

Pada tahun 2011-2013, Masyarakat Mandiri-Dompet Dhuafa (MM-DD) telah melakukan program pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Kulon Progo, khususnya di wilayah Kecamatan Kokap. Namun demikian program tersebut belum difokuskan pada pengembangan produk unggulan secara khusus. Hal yang sudah dilakukan baru sebatas menginisiasi penumbuhan usaha-usaha masyarakat sesuai dengan potensi dan kapasitas yang dimiliki.

Berdasarkan berbagai kajian dan evaluasi di lapangan diketahui bahwa prospek pengembangan gula semut (gula kelapa kristal) cukup besar. Hal tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Daerah yang telah menetapkan gula semut sebagai produk unggulan daerah. Potensi pasar gula semut juga masih cukup besar baik pasar lokal, regional, maupun ekspor.

Dengan berbagai potensi tersebut, maka pada tahun 2014-2016, MM-DD kembali melaksanakan program pengembangan masyarakat yang akan difokuskan pada pengembangan kawasan ekonomi lokal dengan sasaran produknya adalah gula semut. Selama ini proses produksi gula semut yang dilakukan oleh masyarakat masih dilakukan secara tradisional dan masih memerlukan intervensi dalam beberapa aspek terutama dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas produk.

Program ini juga menginisiasi pembuatan Griya Produksi Gula Semut sebagai upaya peningkatan kualitas gula. Peningkatan kualitas inilah yang diharapkan mampu mendongkrak harga jual gula semut, sehingga berimplikasi pada peningkatan pendapatan mitra.

Griya Produksi Gula Semut di desain mengikuti standar tempat pengolahan gula semut. Ini untuk menjaga kualitas dan kepercayaan konsumen bahwa produk yang mereka beli aman dan sehat.

Griya Produksi Gula Semut yang dibangun sejak Desember sudah 90 % rampung. Rencanya April 2015 sudah bisa beroperasi. Griya Produksi Gula Semut ini dilengkapai dengan mesin-mesin modern dalam prosesnya. Dari pembuatan gula hingga pengemasan. Sebagai sebuah produk pemberdayaan maka tenaga kerja akan diambil dari masyarakat sekitar.

Griya Produksi Gula Semut menjadi erabaru industri gula berbasis pemberdayaan. Pemberdayaan yang mengakar dan bermanfaat nyata.  {fcomment}

 

 

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan