Kampung Itik Terpadu

Wilayah pantura merupakan sentra peternak itik. Namun, kebanyakan warga belum mampu merengkuh kesejahteraan dari hajat beternak itik. Program Kampung Itik Terpadu berusaha menjawab persoalan ini dengan menggunakan pendekatan program Pengembangan Ekonomi Lokal (PEL)/ local economic development.

PEL sendiri bertujuan memberikan peluang kepada suatu kelompok masyarakat miskin produktif untuk berperan dan berinisiatif menggerakkan sumberdaya-sumberdaya lokal untuk membangun komunitas tersebut. PEL adalah sebuah upaya untuk mengendalikan aktivitas ekonomi bagi masyarakat yang dilakukan langsung oleh para pelaku usaha lokal yang berskala mikro dan kecil (UMK) yang akan merangsang pengembangan ekonomi lokal guna mengintegrasikan daerah terbelakang ke dalam sistem.

Tujuan dan Output:
Program bertujuan peningkatan pendapatan keluarga peternak itik. Sedangkan output yang diinginkan: meningkatnya pendapatan, kapasitas dan kontinuitas produksi telur; terbentuknya diversivikasi usaha ternak itik dan produk turunannya; kelompok mampu mengelola secara mandiri pengembangan ternak dan dalam pengambilan keputusan; serta terbentuknya Forum Kemitraan Klaster itik

Periode Program:
1428-1429 H/ 2006-2008 M

Lokasi:
Kecamatan Sepatan dan Sukadiri, Kabupaten Tangerang

Pemetik Manfaat:
101 KK 505 jiwa

Capaian Program:

  • Terjadi perluasan jangkauan pemasaran dan jaringan, untuk skala kecamatan meingkat hingga sebesar 183%, sedangkan skala kabupaten sebesar 100%.
  • Peningkatan manajemen kebersihan, kesehatan ternak dan sanitasi kandang serta lingkungan meningkat 50%. Manajemen pakan (kualitas dan kuantitas ) meningkat sebesar 50%.
  • Terbentuk sebuah koperasi yang menaungi para peternak itik, bernama Koperasi ISM Peternak Itik Tangerang.
  • Terbentuk Forum Kemitraan yang melibatkan berbagai pihak yang mendukung pengembangan peternak itik di Kabupaten Tangerang.

{fcomment}

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan