KMM Belajar Pertanian ke IPB

Pemberdayaan petani dalam pelaksanaan di lapangan begitu dinamis. Banyak perubahan yang terkadang tidak bisa di prediksi, baik perubahan yang terjadi alamiah baik musim yang mempengaruhi pola tanam hingga dinamika pemasaran produk. Perubahan-perubahan yang jika tidak di antisipasi akan menghambat perkembangan mitra pemberdayaan. Karya Masyarakat Mandiri (KMM) sebagai Corporate Enterprise yang bergerak dibidang pemberdayaan masyarakat memahami betul kondisi tersebut. Peningkatan pemahaman dan upgrade skill SDM perlu dilakukan agar setiap perubahan yang terjadi dapat segera beradaptasi dan ada solusi untuk penyelesaiannya.

Senin (16/05) SDM divisi pertanian KMM menimba ilmu ke Agribusiness Development Station (ADS) yang berlokasi di Desa Cikarawang, Dramaga, Bogor. Pelatihan ini terkait dengan manajemen produksi dan pemasaran produk hasil pertanian. Pelatihan diikuti mulai dari manager sampai pendamping yang mempunyai wilayah dampingan terdekat dengan lokasi pelatihan.

Dalam hal pola tanam banyak belajar mengenai perencanaan tanam, perhitungan kebutuhan bibit dan penataan lahan yang tepat.  Selain itu juga, diajarkan tenang penanganan yang tepat terhadap produk hortikultura. Produk hortikultura merupakan Day To Day Product, maksudnya adalah perputaran produk hortikultura sangat cepat. Membutuhkan perencanaan yang matang, sehingga program tanam hortikultura harus sejalan dengan  strategi marketing.

Pelatihan yang sangat bermanfaat mengingat KMM mempunyai program pemberdayaan petani hortikultura di Cianjur and Mojokerto. Kedua program tersebut merupakan program yang diinisiasi oleh Dompet Dhuafa untuk mengangkat ekonomi petani. Ini sebagai wujud kepedulian terhadap petani yang selama ini diidentikkan dengan kemiskinan. (KMM/Zahrul/Adhi/Slamet)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan