Palestina di Gempur, Saatnya Membuka Mata Hati

Palestina kembali berduka. Ratusan warga Palestina menjadi korban atas gempuran membabi buta militer zionis Israel sejak awal Ramadhan lalu. Puluhan nyawa tak berdosa, mayoritas anak-anak dan wanita serta lansia, terenggut.

Kekhusyukan warga Palestina dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadhan pun tercabik. Menurut laporan Abdillah Onim, relawan Indonesia yang menetap di Gaza, Palestina, hingga Senin (7/7) lalu zionis Israel telah meluncurkan lebih dari 300 roket ke Gaza.

“Waktu yang menjadi langganan Israel untuk menyerang Gaza dengan roket melalui pesawat jet F16 adalah pada saat warga Gaza buka puasa dan pada saat santap sahur, itu benar-benar di serang habis-habisan,” demikian ungkap Abdillah melalui surat elektronik yang diterima Dompet Dhuafa.

Abdillah menambahkan, kondisi tersebut kian diperparah dengan masih diblokadenya perbatasan antara Gaza dan Mesir. Dengan demikian, segala bantuan sulit untuk masuk Gaza, terutama bantuan bahan makanan.

Tak hanya di Gaza, wilayah Tepi Barat pun mendapat serangan bertubi-buti. Sasaran utamanya tidak lain adalah pemukiman warga sebagaimana di Gaza. “Saat ini, pemuda Palestina di Tepi Barat harus berhadapan dengan militer Israel, korban luka-luka serta tewas kian bertambah, bahkan Masjid Al Aqsa kiblat pertama umat Islam hingga saat ini benar-benar dikuasai oleh Israel. Muslim Palestina di Al Quds pun sangat sulit untuk salat di dalamnya,” jelas Abdillah.

Kondisi mengenaskan saudara-saudara kita di Palestina telah memanggil sisi kemanusiaan kita. Menyusul kondisi Palestina yang kian mengenaskan tersebut, Dompet Dhuafa sebagai lembaga kemanusiaan menyerukan masyarakat Indonesia peduli terhadap warga Palestina.

“Sungguh memilukan nasib masyarakat Palestina. Kita, semua masyarakat yang memiliki hati nurani harus membantu masyarakat Palestina,” ungkap Presiden Direktur Dompet Dhuafa Ahmad Juwaini, Rabu (9/7).

Ahmad pun berharap lembaga-lembaga internasional turut bertindak untuk menghentikan kekejaman zionis Israel dan membantu warga Palestina. Pasalnya, pembantaian dan penindasan di Palestina merupakan tragedi kemanusiaan yang tidak bisa ditolerir oleh hukum internasional.

Warga Palestina tengah berduka. Mereka menanti kepedulian kita. Ya, kepedulian dari segenap elemen masyarakat dunia, khususnya di Indonesia tengah dinantikan. Semoga kita termasuk golongan orang yang disebut Rasulallah shallallahu alaihi wasallam dalam hadisnya, “Seseorang yang beriman tidak akan kekenyangan sedangkan tetangganya dalam keadaan lapar.” (HR. Bukhari). (gie)

Bagi sahabat yang ingin berdonasi untuk warga Palestina, donasi dapat disalurkan melalui rekening Bank Muamalat 340.0000.482 dan BCA 237.7878.783 atas nama Yayasan Dompet Dhuafa Republika. (Sumber: www.dompetdhuafa.org)

{fcomment}

 

 

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan