Pemberdayaan Komunitas Nelayan Melalui Program Penguatan Kelembagaan Klaster Ikan Kering di Pulau Pasaran – Bandar Lampung

Bank Indonesia (BI) Lampung memberikan bantuan berupa pembinaan bagi para kelompok pengolah ikan kering di Pulau Pasaran. Pembinaan tersebut bertujuan untuk membantu mengangkat produktivitas masyarakat di pulau itu.

Pulau Pasaran telah dikenal luas sebagai salah satu wilayah penghasil ikan kering terbesar di Provinsi Lampung. Produk ikan kering yang menjadi prioritas pengolah di Pulau Pasaran adalah ikan jenis teri yang terdiri dari teri nasi, teri nilon (nasi-nasian) dan teri jengki. Namun selain itu pengolah juga mengusahakan ikan kering jenis lainnya, sebagai contoh yaitu ikan tanjan, tembang dan bengseng. Produk teri nasi di pulau ini mempunyai potensi ekspor yang cukup besar karena dalam satu siklus produksi dapat menghasilkan ± 20 ton teri kering. Disamping itu ketersediaan bahan baku ikan teri di pulau ini selalu terjaga karena didukung oleh wilayah pencarian ikan yaitu di Teluk Lampung yang tidak terlalu dipengaruhi oleh perubahan angin musim.

Saat ini pemerintah sedang menggalakkan program pengembangan komoditi dengan pola OVOP / one village one product yang berbasis klaster. Program OVOP ini sangat cocok dilaksanakan di Pulau Pasaran mengingat produk ikan teri sudah menjadi produk utama di pulau tersebut. Usaha ini menjadi andalan sumber pekerjaan dan pendapatan masyarakat yang tinggal di pulau maupun pekerja dari luar pulau. Sebagai sumber kehidupan masyarakat, kegiatan usaha pengolahan ikan teri dihadapkan pada berbagai kendala.

Tujuan:
Kesejahteraan masyarakat nelayan pengolah ikan kering di Pulau Pasaran meningkat.

Hasil yang Diharapkan:

  • Meningkatnya kegiatan usaha mikro dan kecil yang dilakukan komunitas nelayan pengolah ikan kering.
  • Tumbuh dan berkembangnya lembaga keuangan mikro di Pulau Pasaran

Pemetik Manfaat:
Para pengolah dan nelayan bagan ikan teri kering, Kelurahan Kota Karang, Kecataman Teluk Betung Barat, Bandar Lampung.

{fcomment}

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan