Pelatihan organisasi petani nanas Subang

Pengesahan Kelompok Petani Barokah Lestari Subang

SUBANG – Pelatihan manajemen organisasi dan pengesahan kelompok petani nanas Desa Cirangkong, Kec. Cijambe, Kab. Subang diikuti oleh sekitar 20 petani diselenggarakan Karya Masyarakat Mandiri (KMM), Kamis (12/01). Kegiatan berlangsung dari siang hingga malam hari dengan keputusan pembentukan kelompok petani dengan nama “Kelompok Petani Barokah Lestari”.

Salah satu peserta menuturkan nama tersebut memiliki maksud kelompok yang dibentuk selalu mendapat barokah dari Allah SWT serta kebarokahan itu senantiasa lestari, terjaga sepanjang hayat sampai diwariskan ke anak cucu.

Ajat Sudarjat mewakili KMM mengesahkan pembentukan kelompok tersebut sekaligus memberi motivasi. Hadir pula Adhi Nurhidayat sebagai manajer program KMM, Hikmatullah selaku koordinator program, dan Erri D Herdianto mewakili Dompet Dhuafa. (ak)

rat-koperasi-pandeglang

Koperasi Sarendeg Saigeul yang Mandiri dan Profesional

PANDEGLANG – Koperasi Sarendeg Saigeul melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tutup buku 2016 di balai pertemuan petani Kp. Turalak Desa Ramea Kec. Mandalawangi Kab. Pandeglang, Rabu (11/01/2017).

RAT pertama dilaksanakan pada tahun tutup buku 2016, dengan berkomitmen menjadikan Koperasi Sarendeg Saigeul yang mandiri dan profesional. RAT membahas laporan pertanggungjawaban kepengurusan yang lama dihadiri 60 orang anggota terdiri dari 50 orang perwakilan anggota kelompok dan sisanya pengurus, pengawas, dan manajer koperasi.

Hadir dalam acara tersebut unsur dari aparat pemerintahan Desa Ramea dan pendamping program Community Farming Dompet Dhuafa, Wahyudin. Dalam sambutanya mengatakan, Koperasi Sarendeg Saigeul harus giat berinovasi dalam mengembangkan bisnis yang berkaitan dengan pertanian maupun dengan pihak luar, banyak prospek bisnis yang bisa dikembangkan seperti yang sudah dilaksanakan. Seperti jual beli hasil bumi, penjualan beras merah, penjualan saprotan dan lain-lain.

Dalam RAT muncul pertanyaan, usulan, dan kritik dari anggota, meskipun begitu tetap dalam suasana saling menghormati. Berbagai masalah yang dikemukakan anggota tentunya untuk meningkatkan kinerja koperasi sesuai semboyan nama koperasi yaitu Sarendeg Saigeul yang artinya susah senang selalu bersama-sama dalam mencapai tujuan. [WYD/DIK]