Workshop CPMB bagi Usaha Pangan Mitra Difabel

Rabu (24/4) beberapa mitra difabel dampingan Masyarakat Mandiri Dompet Dhuafa mendapat kesempatan istimewa bertandang ke IPB. Cukup istimewa karena kampus pertanian terbesar di Indonesia ini di hari yang sama sedang menggelar wisuda dan bersiap menyambut dies-nya yang ke-50. Dan menjadi spesial karena mitra difabel diundang untuk menimba ilmu sebagai bagian dari pengabdian masyarakat, salah satu dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pelatihan ini menggunakan fasilitas Lab. Dasar Ilmu Terapan di bawah Departemen Teknologi Industri Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian IPB.

Workshop ini terselenggara atas inisiatif duo dosen perempuan : Dr. Titi Candra Sunarti dan Dr. Indah Yuliasih. Mulanya beberapa sampel produk usaha pangan difabel sampai ke tangan keduanya. Kemudian duo dosen tersebut menyediakan diri untuk memberi masukan hingga pelatihan supaya produk mitra difabel lebih berkualitas. Menurut keduanya, penting bagi usaha produktif di bidang pengolahan pangan untuk menerapkan CPMB (Cara Produksi Makanan yang Baik). Kondisi produksi yang higienis adalah keharusan.  Selanjutnya adalah membiasakan standar produk dari segi ukuran kuantitas hingga rasa. Kemudian dengan memperbaiki tampilan produk sehingga tidak saja menarik, namun juga punya daya tahan lebih lama. Upaya untuk konsisten menjaga kualitas tersebut dapat terus diuji dan dikembangkan variasinya.

Program pemberdayaan ekonomi mitra difabel dampingan Masyarakat Mandiri telah berjalan sejak Maret tahun ini. Usaha pangan merupakan salah satu usaha produktif yang dominan. Ada pula yang menekuni usaha konveksi dan usaha pijat bagi yang tunanetra. Tidak ditemui satupun mitra difabel yang meminta- minta. Para mitra telah membuang jauh – jauh stereotip (pelabelan) pengemis pada kaumnya dengan bekerja dan berusaha, menjaga martabatnya sebagai manusia. Ya, mitra difabel yang didampingi ini jauh dari mentalitas miskin. Mental yang bahkan masih sering ditemui pada orang normal yang sehat, yang jelas lebih lengkap. Pantaslah di akhir pelatihan, Dr. Titi CS mengatakan “ kami juga belajar, belajar semangat dari peserta pelatihan ini..”. Memang bukan hanya mitra difabel yang belajar, kita pun belajar dari mereka.

{fcomment}

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan