BOGOR – Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Dompet Dhuafa bersinergi dengan Karya Masyarakat Mandiri (KMM) menyelenggarakan Pembekalan Uji Kompetensi Skema Fasilitasi Pemberdayaan Masyarakat, Rabu (6/5/2026). Agenda ini merupakan langkah strategis perusahaan untuk meningkatkan standar kualitas penggerak sosial di Indonesia melalui penjaminan kualifikasi nasional yang relevan dengan tantangan zaman. Melalui program ini, pemberdayaan masyarakat ditegaskan sebagai sebuah profesi formal yang menuntut metodologi, etika, serta keahlian teknis yang terukur secara profesional.
Fokus utama dari pembekalan ini adalah penguatan fondasi kompetensi yang mencakup aspek kognitif (pengetahuan), afektif (sikap), dan psikomotorik (keterampilan teknis) para fasilitator. Seluruh materi dan peninjauan portofolio kerja peserta diselaraskan dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) untuk memastikan keseragaman kualitas pelayanan di lapangan. Hal ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam mengintegrasikan standar industri ke dalam praktik pendampingan masyarakat.
Kegiatan ini merupakan bentuk investasi fundamental terhadap kualitas sumber daya manusia. Tujuannya agar para profesional pemberdayaan tidak hanya memandang sertifikasi sebagai formalitas administratif, melainkan benar-benar mampu menginternalisasi dan menjiwai nilai-nilai profesionalisme dalam setiap tugasnya. Dengan penguasaan standar kerja yang mendalam, diharapkan setiap individu dapat memberikan performa terbaik yang berbasis pada integritas dan kompetensi.
Kegiatan ini merupakan bentuk investasi fundamental terhadap kualitas sumber daya manusia. Tujuannya agar para profesional pemberdayaan tidak hanya memandang sertifikasi sebagai formalitas administratif, melainkan benar-benar mampu menginternalisasi dan menjiwai nilai-nilai profesionalisme dalam setiap tugasnya. Dengan penguasaan standar kerja yang mendalam, diharapkan setiap individu dapat memberikan performa terbaik yang berbasis pada integritas dan kompetensi.
Sinergi berkelanjutan ini diharapkan mampu mencetak tenaga pemberdaya yang kompeten serta kredibel dalam mendorong kemandirian masyarakat. Pasca pembekalan, para peserta menempuh uji kompetensi menyeluruh sebagai bukti nyata kapabilitas profesional mereka dilaksanakan Kamis (7/5/2026). Kehadiran tenaga ahli yang tersertifikasi ini menjadi jaminan bagi perusahaan agar program-program sosial di masa depan dapat terlaksana secara lebih akuntabel dan berkelanjutan, demi memberikan kontribusi optimal bagi kemajuan bangsa.





