Karya Masyarakat Mandiri

Memulai Program : Sosialisasi, Awal yang Tepat Menentukan Langkah Selanjutnya

Pasca pemetaan sosial (social mapping) terhadap suatu wilayah, terdapat beberapa tahapan yang harus dilakukan untuk memulai suatu program pemberdayaan. Tahapan-tahapan tersebut diperlukan untuk memudahkan pelaksanaan program baik secara teknis maupun strategis. Secara garis besar tahapan memulai program terbagi menjadi dua, pertama tahap pra pelaksanaan atau tahap persiapan program. Beberapa tahapan pra pelaksanaan atau persiapan program […]

Memulai Program : Sosialisasi, Awal yang Tepat Menentukan Langkah Selanjutnya Read More »

Belajar Kelembagaan Ekonomi Lokal di Rotterdam

Di kota Rotterdam, Belanda, Tim REDs mendapatkan kesempatan belajar pengembangan ekonomi lokal di HIS Erasmus University. Selain mendapatkan materi akademik, dua pekan lebih, kami berkesempatan melakukan kunjungan dan berinteraksi langsung dengan pelaku/stakeholder ekonomi lokal di Provinsi Limburg dan Westland. Materi perkuliahan ditekankan pada prinsip-prinsip dan teknik pengembangan ekonomi lokal: partisipasi, independen dan profesional. Kemampuan melakukan

Belajar Kelembagaan Ekonomi Lokal di Rotterdam Read More »

Buku Menabung Gula untuk Pendidikan

Inilah buku Serial Pelajaran Berharga dari Ikhtiar Pemberdayaan terbitan pertama kami. Pada buku pertama ini kami menyajikan judul “Menabung Gula untuk Pendidikan”. Ditulis berdasarkan catatan perjalanan Program Pemberdayaan Komite Sekolah untuk Mendukung Kegiatan Pendidikan Dasar 9 Tahun Melalui Gerakan Lima Kilogram Gula Kelapa (GELIPA) di Kec. Ciracap, Kab. Sukabumi, Jawa Barat. Buku dibuat dua bahasa

Buku Menabung Gula untuk Pendidikan Read More »

Ekonomi Mikro Syariah untuk Masyarakat Pedesaan

Berkembangnya ekonomi syariah di Indonesia mempunyai dampak yang sangat positif sekali terhadap perkembangan perubahan iklim perekonomian yang berjalan. Salah satu di contohnya adalah munculnya berbagai macam Lembaga Keuangan Syariah di Indonesia khususnya di daerah – daerah. Dari sisi profit, lembaga-lembaga tersebut mampu meraih keuntungan. Namun, di sisi nasabah masih belum banyak mengerti apa yang disebut

Ekonomi Mikro Syariah untuk Masyarakat Pedesaan Read More »

Pelajaran Berharga Pemberdayaan Masyarakat dengan Zakat di Pacitan

Irah, pengerajin gula kelapa, bermimpi anak-anaknya bisa bersekolah tinggi. Dengan pendapatan minim Irah membangun mimpi mulia. Bersama ratusan petani kelapa di Desa Wora-wari, Kec. Kebonagung, Pacitan, Jawa Timur yang menggantungkan hidupnya pada pembuatan gula merah, Irah secara perlahan belajar tentang sebuah perubahan melalui pendampingan oleh Masyarakat Mandiri (MM) Dompet Dhuafa. Mereka belajar tentang mutu, jenis

Pelajaran Berharga Pemberdayaan Masyarakat dengan Zakat di Pacitan Read More »

Lepas dari Jeratan Rente yang Mencekik

Masyarakat kelompok bawah mulai dari komunitas keluarga pekerja/buruh serabutan, supir, buruh pabrik, pedagang mikro/kecil, petani buruh dan sebagainya, guna menghadapi beratnya himpitan globalisasi ekonomi yang tidak adil dan untuk memenuhi kebutuhan selain kebutuhan pokok, seringkali harus memutar otak untuk mencari jalan pintas yaitu “gali lubang tutup lubang” artinya mencari utangan dari berbagai sumber entah dari

Lepas dari Jeratan Rente yang Mencekik Read More »

Sumbangan dalam Ketahanan Pangan

Masyarakat Mandiri berusaha memberikan kontribusi pada masalah ketahanan pangan yang menjadi isu penting negara kita. Ketahanan pangan tidak lepas dari ketersediaan cadangan pangan di tingkat daerah yang bisa diakses olah tiap keluarga. Kebalikannya, ketika tidak bisa diakses oleh keluarga maka konsekuensinya terjadi kerawanan pangan, kekurangan gizi dan kelaparan. Konsep ketahanan pangan terintegrasi, mencakup berbagai aspek,

Sumbangan dalam Ketahanan Pangan Read More »

Belajar dari Guru Sejati

Kisah tentang Bu Yuyun, mitra Masyarakat Mandiri di atas bukit Cibeureum, masih menarik untuk kita diskusikan. Bu Yuyun merupakan sosok ibu rumah tangga yang sangat menyayangi keluarganya. Sebelum program MM hadir di Desa Buanajaya yang terpencil di Kabupaten Bogor itu, ibu beranak tiga ini bukanlah siapa-siapa. Dia tidak pernah diperhitungkan di lingkungan RT-nya. Dalam perjalanan

Belajar dari Guru Sejati Read More »

Ngos-ngosan

 Gito, Pendamping Mandiri di Pacitan hampir tiap hari dibuat ngos-ngosan. Desa Mantren tempatnya mengabdi, medannya gunung batu. Tidak saja menanjak, kadang juga harus mendaki untuk menuju sebuah tempat. Kelompok warga yang didampingi tersebar di beberapa dusun. Antar dusun dijaraki jalan bebatuan, kebun dan batu raksasa, penuh tanjakan. Semua ditapakinya dengan jalan kaki. “Sugeng rawuh, Mas

Ngos-ngosan Read More »

jual-benih-calina-pkht-ipb

Calina, Si Pepaya Anak Negeri

BOGOR – Pepaya debutan baru ini sebenarnya sudah cukup lama diperkenalkan. Perlahan namun pasti jenis pepaya ini mulai diburu oleh tengkulak/ pemasok/ supplyer untuk supermarket di kota-kota besar. Tampilannya nan imut dan mulus ini sangat pas dalam genggaman pelanggan supermarket sehingga pantas dipajang di etalase supermarket. Rasa dagingnya yang cukup manis (10-11 brix) serta tidak terlampau

Calina, Si Pepaya Anak Negeri Read More »

Scroll to Top