Tingkatkan Kapasitas Petani Cabai, BI Lampung adakan Pelatihan Agribisnis & Kewirausahaan

PRINGSEWU – Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Lampung mengadakan kegiatan bantuan teknis, Pelatihan Agribisnis dan Kewirausahaan untuk kelompok petani cabai Kabupaten Pringsewu, Kamis (18/10/2018). Pelaksanaan didampingi Karya Masyarakat Mandiri – Dompet Dhuafa, mendapatkan dukungan penuh dari Dinas Pertanian Kabupaten Pringsewu. Hadir pada acara pimpinan Bank Indonesia, Kantor Perwakilan Provinsi Lampung, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pringsewu, Kabag Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Pringsewu, dan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu.

Pelatihan Agribisnis dan Kewirausahaan bertujuan memberikan pemahaman kepada petani cabai arti penting perencanaan bisnis sebagai pedoman dalam menjalankan kegiatan usaha. Endrianto, Ketua Koperasi Kakao Jaya, selaku narasumber, memberikan penjelasan kepada petani secara praktis dan diperkuat dengan pengalaman dalam menjalankan kegiatan usaha kelompok.

Sejumlah 30 petani yang hadir dari perwakilan 5 kecamatan di Kabupaten Pringsewu, mengakui bahwa keunggulan petani cabai selama ini baru pada aspek budidaya, sementara dalam aspek agribisnis secara umum, masih perlu pendampingan. Kegiatan pelatihan seperti ini termasuk yang dibutuhkan.

“Menjalankan kegiatan usaha kelompok yang tersebar di 5 kecamatan, menjadi tantangan tersendiri, penjelasan yang disampaikan pemateri sangat membantu kelompok dalam menjalankan kegiatan usaha ke depan,” tambah Sumpeno, ketua kelompok petani cabai.

Hilma Wira, Kantor Perwakilan BI Provinsi Lampung, menyampaikan harapannya kepada petani agar dapat memaksimalkan kegiatan pelatihan dan pendampingan yang saat ini sedang berjalan. Dengan kegiatan ini diharapkan kelompok petani cabai menjadi kelompok yang solid, kuat, sehingga mampu mensejahterakan anggotanya (petani cabai). [ade]

BI Kalbar adakan Sosialisasi Program LED di Perbatasan Indonesia – Malaysia

BENGKAYANG – Bank Indonesia Kantor Perwakilan Kalimantan Barat kerjasama dengan Dompet Dhuafa mengadakan sosialisasi pelaksanaan program “Pengembangan Local Economic Development (LED)”. Salah satu kegiatan awal pendampingan pada program Integreted Farming Berbasis Peternakan Kambing Perah dan Pertanian Terpadu di wilayah perbatasan Indonesia – Malaysia.

Kegiatan berlangsung di saung kelompok ternak/tani Mekarsari Desa Mayak, Kecamatan Seluas, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Selasa (16/10/2018). Hadir kurang lebih 40 undangan terdiri anggota kelompok ternak kambing perah Desa Mayak, Kepala Desa Mayak, Camat Seluas, dinas Koperasi dan UMKM Bengkayang, dinas peternakan Kabupaten Bengkayang, perwakilan BI Kalbar serta pemangkukepentingan terkait.

Agenda tersebut bertujuan mensosialisasikan program kepada kelompok ternak/tani yang ada Desa Mayak serta kepada pemangkukepentingan terkait. Harapannya dengan kegiatan ini peternak/petani memahami alur program yang akan dijalankan serta mendapatkan dukungan penuh dari pemangkukepentingan. [ipul]

Tingkatkan Manajemen Usaha, BI Kalbar Adakan Pelatihan Bagi Petani Cabai

KUBURAYA – Bank Indonesia Kantor Perwakilan Kalimantan Barat bersama Dompet Dhuafa, kembali mengadakan bantuan teknis menajamkan visi kelembagaan lokal, dan menguatkan perencanaan kegiatan usaha kelompok petani cabai. Pelatihan manajemen usaha kelompok tani diadakan di Gedung Project Management Unit, Training Centre, Rice Milling Unit, Kabupaten Kuburaya, Kamis (11/10/2018).

Peserta pelatihan 20 orang dari pengurus kelembagaan ekonomi lokal dan pengurus kelompok tani hortikultura di Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kuburaya Kalimantan Barat. Pelatihan berjalan dinamis ditandai dengan diskusi aktif selama berjalannya kegiatan.

Narasumber Dr. Maswadi, SP, MSc. Dosen Fakultas Ekonomi Manajemen, Universitas Tanjungpura, juga Sekjen tim pendampingan pemasaran produk hortikultura Kabupaten Kuburaya.

Beliau mengajak kepada petani agar memiliki jiwa enterpreneur, yang tidak mudah menyerah, dan senantiasa berinovasi. Untuk memulai itu, petani harus memiliki latar belakang usaha yang kuat, dalam membuat perencanaan kegiatan usaha, yang akan menjadi pedoman kelompok saat menjalankan kegiatan usaha di masa yang akan datang.

Ketua kelembagaan ekonomi lokal sekaligus petani cabai, Mustakim (30 tahun) dalam sesi tanya jawab menjelaskan rencana kegiatan usaha yang akan dilaksanakan kelompok.

“Kegiatan usaha rencananya akan difokuskan pada dua aktivitas yakni usaha pengadaan sarana produksi pertanian (pupuk, benih, dan lain-lain) dan usaha produk olahan cabai,” ungkapnya.

Pemilihan kedua usaha tersebut didasarkan pada kondisi petani yang terkadang mengalami keterbatasan dalam pengadaan saprotan, dan membantu petani dalam meningkatkan pendapatan melalui produksi olahan cabai, terutama saat harga cabai dipasaran rendah. Para pengurus kelompok tani sepakat untuk mendukung kegiatan usaha bersama yang akan dilakukan. [ade]

BI Lampung Tingkatkan Wawasan Pemasaran Online Bagi Petani

Lampung Tengah – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lampung kerjasama dengan Karya Masyarakat Mandiri Dompet Dhuafa melakukan pendampingan dan pelatihan marketing online dan informasi pasar berbasis android. Sosialisasi progam layanan akses pembiayaan (kredit) perbankan, Kamis (27/09/2018).

Agenda progam klaster bawang merah di Lampung Tengah dilaksanakan di Kantor Diklat Kec. Kota Gajah, Lampung Tengah. Narasumber Edwin Sutadipraja,SE.,MBA (pemilik startup Warung Tetangga) dan Rudy (pimpro BRI Bandar Jaya, Kepala Unit BRI Kota Gajah).

Acara dihadiri kurang lebih 50 peserta terdiri perwakilan kelompok bawang merah, pengurus Koperasi Koga Sera Tani, dinas pertanian dan peternakan Kab. Lampung Tengah, perwakilan BI Lampung serta stakeholder terkait.
Dengan pelatihan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan petani dalam memahami strategi pasar modern, peluang pasar online yang berbasis android. [ipul]

BI Kalbar Tingkatkan Kapasitas Peternakan dan Pertanian Santri

Kubu Raya – Pelatihan pengembangan produk turunan peternakan dan pertanian yang bernilai tambah di aula pesantren Nurul Jadid Desa Sungai Ambangah, Kec. Sungai Ambawang, Kab. Kubu Raya, Kamis (20/09/2018). Wujud kerjasama Dompet Dhuafa dengan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Kalimantan Barat dalam pendampingan dan peningkatan kapasitas santri pondok pesantren Nurul Jadid dan masyarakat sekitar pesantren.

Kegiatan diikuti kurang lebih 50 peserta terdiri dari perwakilan santri pesantren Nurul Jadid, perwakilan peternak Desa Sungai Ambangah, dinas peternakan Kabupaten Kubu Raya, tokoh masyarakat serta pemangku kepentingan terkait.

Progam bertujuan meningkatkan kapasitas santri serta memberikan pemahaman kepada para peternak, pengurus pondok dan santri tentang pengembangan produk turunan peternakan. Seperti pembuatan kompos dan lain-lain untuk dapat disinergikan dengan program pertanian hortikultura yang ada di pesantren Nurul Jadid. [ipul]

Upaya BI Jaga Harga Cabai

Kubu Raya – Kantor perwakilan BI provinsi Kalbar mensosialisasikan program pengembangan klaster cabai di Desa Sungai Kakap, Kecamatan Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Senin (13/08/2018). Kegiatan dihadiri 55 peserta dari petani cabai, aparat pemerintahan, dinas pertanian dan terkait dari kabupaten KubuRaya dan provinsi Kalimantan Barat.

Rangkaian acara diawali sambutan dari panitia, perwakilan petani, serta pengenalan dan gambaran umum program dari Karya Masyarakat Mandiri Dompet Dhuafa. Sosialisasi program oleh Kepala Kantor Perwakilan B.I provinsi Kalbar, Priyono, S.E, M.BA. Beliau menyampaikan, “Salah satu tujuan program yang ingin dicapai adalah menjaga stabilitas harga cabai, melalui 2 strategi program yakni menyiapkan produk turunan cabai dan pemasarannya (sebagai antisipasi saat harga cabai rendah) dan strategi mengupayakan penanaman cabai diluar musim cabai (sebagai upaya menjaga stock cabai agar tidak melonjak tinggi).”

Tanggapan positif dari aparat pemerintahan dan dinas terkait sehingga menjadi program yang bisa diintegrasikan. Dinas Ketahanan Pangan, misalnya memiliki program tanaman pekarangan, untuk kemandirian dan kesejahteraan keluarga. Salah satu jenis tanaman yang ditanam adalah cabai. Demikian halnya BPPT dengan program pendampingan teknologi tanaman cabai, yang berlokasi di Kabupaten Kubu Raya. Semuanya siap bersinergi dan berkontribusi dalam aktivitas program.

Semoga upaya yang dilakukan Bank Indonesia menjadi awal yang baik untuk petani dan perekonomian masyarakat. [ADE]

BI Kalbar Sosialisasi Program Perkuat Ekonomi Pesantren

Kubu Raya – Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Barat menyelenggarakan sosialisasi program “Penguatan Ekonomi Pesantren Berbasis Integrated Farming Melalui Eduwisata Religi”. Program ini kerjasama BI Kalbar dengan Dompet Dhuafa.

Sosialisasi ini dilaksanakan di aula pondok pesantren Nurul Jadid Desa Sungai Ambangah, Kec. Sungai Raya, Kab. Kubu Raya, Kamis (12/07/2018). Hadir kurang lebih 40 undangan terdiri dari kemenag, dinas pertanian Kabupaten Kubu Raya, tokoh masyarakat, perwakilan peternak Desa Sungai Ambangah, perwakilan BI Kalbar serta pemangku kepentingan terkait.

Tujuan progam untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan santri dalam melakukan pengorganisasian dan integrasi sistem peternakan dengan pertanian. Mendorong untuk menjadi eduwisata religi dengan konsep berwisata, berilmu dan bersedekah. [ipul]

Safari Ramadhan ke Kebun Wakaf Produktif IB

SUBANG – Safari Ramadhan Karya Masyarakat Mandiri mengunjungi masyarakat Subang tepatnya di Desa Cirangkong, Kec. Cijambe, Selasa (5/06/2018). Agenda ini sebagai ajang silaturahim antara manajemen KMM dengan para mustahik/masyarakat penerima manfaat program Indonesia Berdaya (IB), Agroindustri Nanas dan Sentra Ternak Subang.

Hadir dalam acara petani nanas, peternak dan pengelola kebun wakaf produktif IB. Narasumber dari KMM, direktur utama, Jodi H. Iswanto dan Senior Advisor program kebun IB, Tendi Satrio. Acara berupa ramah tamah, diskusi dan diakhiri dengan buka puasa bersama.

Kebun wakaf IB seluas 8 hektar yang berada di Desa Cirangkong, Kecamatan Cijambe, Subang, Jawa Barat. Di area perbukitan ini, lahan yang sebelumnya tidak menghasilkan, dibeli oleh Dompet Dhuafa dengan dana wakaf dan dirintis menjadi kebun produktif. Program ini dinamakan Indonesia Berdaya.

Awalnya lahan tersebut adalah kebun yang lama tidak terawat sejak sebuah perusahaan yang memproduksi buah nanas kalengan pada tahun 1993 bangkrut. Yang juga membuat petani seperti kehilangan bapak angkatnya untuk menjual hasil panen.

Ade Suherlan (59) mengaku baru kali ini para petani nanas bisa optimis untuk bangkit kembali. “Alhamdulillah yang tadinya kita dan rekan-rekan petani hampir putus asa, dengan kehadiran Dompet Dhuafa ini lah era kebangkitan petani nanas,” katanya.

Pelatihan Komunikasi & Negosiasi Kelompok Peternak Koperasi Saburai Mandiri

LAMPUNG – Untuk meningkatkan kapasitas kelompok peternak Koperasi Saburai Mandiri, Karya Masyarakat Mandiri Dompet Dhuafa kerjasama dengan BI Kpw Lampung melakukan pendampingan dan pelatihan komunikasi dan negoisasi. Dalam menjalin kerjasama dan kemitraan usaha koperasi pada program Klaster Kambing Saburai wilayah Tanggamus di Pekon Gisting Atas, Kec Gisting, Kab Tanggamus, Lampung, Senin (4/5/2018).

Kegiatan diikuti 30 peserta yang terdiri dari perwakilan kelompok ternak kambing saburai, pengurus koperasi Saburai Mandiri, Ketua Asponak (Assosiasi koperasi peternak) Kab. Tanggamus serta staekholder terkait.

“Adanya kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan teknik komunikasi dan negoisasi pengurus dan anggota koperasi Saburai Mandiri dalam menjalin kerjasama dengan berbagai pihak serta dapat meningkatkan kepercayaan diri anggota dan pengurus koperasi dalam negosiasi dan komunikasi,” ungkap Zahrul Ramadhan S.Si. MM, narasumber pelatihan tersebut. [Ipul]

Safari Ramadhan KMM Sambangi Karangantu, Serang

SERANG – Rangkaian agenda Safari Ramadhan Karya Masyarakat Mandiri (KMM) menyambangi program kerang hijau Karangantu, Serang, Rabu (30/5/2018). Rombongan KMM terdiri direktur utama, GM, manager FO, manager bisnis dan penyelia program. Sebagai tuan rumah perwakilan dari Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Banten, Abdurrahman Usman.

Sebelum ke lokasi program rombongan silaturahmi ke RS Mata Achmad Wardi di Jalan Taktakan Raya, Kota Serang. Rumah sakit ini dibangun di atas tanah seluas 2.348 meter persegi yang diwakafkan oleh keluarga besar Haji Ahmad Wardi. Badan Wakaf Indonesia mendapat amanah sebagai nazhir, lalu menggandeng Yayasan Dompet Dhuafa Republika sebagai pengelola rumah sakit.

Setibanya di lokasi program, rombongan melihat bagan kerang di laut dengan kapal bermotor. Program di Karangantu ini kerja sama yang digagas Dompet Dhuafa dan BNI Syariah di bidang pemberdayaan ekonomi masyarakat dhuafa. Pemberdayaan ini berasal dari zakat karyawan dan zakat perusahaan BNI Syariah.

Saat ini fokus Dompet Dhuafa adalah memandirikan penerima manfaat secara ekonomi dengan intervensi program-program pemberdayaan yang digulirkan. Tujuannya adalah mendampingi para penerima bantuan sampai mereka mandiri dan menjadi muzzaki (orang yang berzakat).

Selain menyalurkan bantuan berupa bagan untuk nelayan, Dompet Dhuafa juga memberikan pendampingan berkala kepada nelayan. Tujuannya untuk memastikan semua proses budidaya sesuai standar dalam bentuk pendampingan berbasis komunitas.

Sebelum berbuka puasa diadakan tausiyah hikmah puasa. Materi tentang karakter orang beriman yaitu seyakin-yakinnya dengan apa yang kita lakukan, Allah SWT akan menolong kita. Berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mencapai tujuan. Tidak melupakan doa sebagai pilar penting untuk mendapatkan pertolongan Allah SWT. [yun]