Berikut ini adalah artikel yang termasuk kategori Program Pemberdayaan

BI Kalbar Tingkatkan Kapasitas Peternakan dan Pertanian Santri

Kubu Raya – Pelatihan pengembangan produk turunan peternakan dan pertanian yang bernilai tambah di aula pesantren Nurul Jadid Desa Sungai Ambangah, Kec. Sungai Ambawang, Kab. Kubu Raya, Kamis (20/09/2018). Wujud kerjasama Dompet Dhuafa dengan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Kalimantan Barat dalam pendampingan dan peningkatan kapasitas santri pondok pesantren Nurul Jadid dan masyarakat sekitar pesantren.

Kegiatan diikuti kurang lebih 50 peserta terdiri dari perwakilan santri pesantren Nurul Jadid, perwakilan peternak Desa Sungai Ambangah, dinas peternakan Kabupaten Kubu Raya, tokoh masyarakat serta pemangku kepentingan terkait.

Progam bertujuan meningkatkan kapasitas santri serta memberikan pemahaman kepada para peternak, pengurus pondok dan santri tentang pengembangan produk turunan peternakan. Seperti pembuatan kompos dan lain-lain untuk dapat disinergikan dengan program pertanian hortikultura yang ada di pesantren Nurul Jadid. [ipul]

Upaya BI Jaga Harga Cabai

Kubu Raya – Kantor perwakilan BI provinsi Kalbar mensosialisasikan program pengembangan klaster cabai di Desa Sungai Kakap, Kecamatan Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Senin (13/08/2018). Kegiatan dihadiri 55 peserta dari petani cabai, aparat pemerintahan, dinas pertanian dan terkait dari kabupaten KubuRaya dan provinsi Kalimantan Barat.

Rangkaian acara diawali sambutan dari panitia, perwakilan petani, serta pengenalan dan gambaran umum program dari Karya Masyarakat Mandiri Dompet Dhuafa. Sosialisasi program oleh Kepala Kantor Perwakilan B.I provinsi Kalbar, Priyono, S.E, M.BA. Beliau menyampaikan, “Salah satu tujuan program yang ingin dicapai adalah menjaga stabilitas harga cabai, melalui 2 strategi program yakni menyiapkan produk turunan cabai dan pemasarannya (sebagai antisipasi saat harga cabai rendah) dan strategi mengupayakan penanaman cabai diluar musim cabai (sebagai upaya menjaga stock cabai agar tidak melonjak tinggi).”

Tanggapan positif dari aparat pemerintahan dan dinas terkait sehingga menjadi program yang bisa diintegrasikan. Dinas Ketahanan Pangan, misalnya memiliki program tanaman pekarangan, untuk kemandirian dan kesejahteraan keluarga. Salah satu jenis tanaman yang ditanam adalah cabai. Demikian halnya BPPT dengan program pendampingan teknologi tanaman cabai, yang berlokasi di Kabupaten Kubu Raya. Semuanya siap bersinergi dan berkontribusi dalam aktivitas program.

Semoga upaya yang dilakukan Bank Indonesia menjadi awal yang baik untuk petani dan perekonomian masyarakat. [ADE]

BI Kalbar Sosialisasi Program Perkuat Ekonomi Pesantren

Kubu Raya – Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Barat menyelenggarakan sosialisasi program “Penguatan Ekonomi Pesantren Berbasis Integrated Farming Melalui Eduwisata Religi”. Program ini kerjasama BI Kalbar dengan Dompet Dhuafa.

Sosialisasi ini dilaksanakan di aula pondok pesantren Nurul Jadid Desa Sungai Ambangah, Kec. Sungai Raya, Kab. Kubu Raya, Kamis (12/07/2018). Hadir kurang lebih 40 undangan terdiri dari kemenag, dinas pertanian Kabupaten Kubu Raya, tokoh masyarakat, perwakilan peternak Desa Sungai Ambangah, perwakilan BI Kalbar serta pemangku kepentingan terkait.

Tujuan progam untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan santri dalam melakukan pengorganisasian dan integrasi sistem peternakan dengan pertanian. Mendorong untuk menjadi eduwisata religi dengan konsep berwisata, berilmu dan bersedekah. [ipul]

Safari Ramadhan ke Kebun Wakaf Produktif IB

SUBANG – Safari Ramadhan Karya Masyarakat Mandiri mengunjungi masyarakat Subang tepatnya di Desa Cirangkong, Kec. Cijambe, Selasa (5/06/2018). Agenda ini sebagai ajang silaturahim antara manajemen KMM dengan para mustahik/masyarakat penerima manfaat program Indonesia Berdaya (IB), Agroindustri Nanas dan Sentra Ternak Subang.

Hadir dalam acara petani nanas, peternak dan pengelola kebun wakaf produktif IB. Narasumber dari KMM, direktur utama, Jodi H. Iswanto dan Senior Advisor program kebun IB, Tendi Satrio. Acara berupa ramah tamah, diskusi dan diakhiri dengan buka puasa bersama.

Kebun wakaf IB seluas 8 hektar yang berada di Desa Cirangkong, Kecamatan Cijambe, Subang, Jawa Barat. Di area perbukitan ini, lahan yang sebelumnya tidak menghasilkan, dibeli oleh Dompet Dhuafa dengan dana wakaf dan dirintis menjadi kebun produktif. Program ini dinamakan Indonesia Berdaya.

Awalnya lahan tersebut adalah kebun yang lama tidak terawat sejak sebuah perusahaan yang memproduksi buah nanas kalengan pada tahun 1993 bangkrut. Yang juga membuat petani seperti kehilangan bapak angkatnya untuk menjual hasil panen.

Ade Suherlan (59) mengaku baru kali ini para petani nanas bisa optimis untuk bangkit kembali. “Alhamdulillah yang tadinya kita dan rekan-rekan petani hampir putus asa, dengan kehadiran Dompet Dhuafa ini lah era kebangkitan petani nanas,” katanya.

Pelatihan Komunikasi & Negosiasi Kelompok Peternak Koperasi Saburai Mandiri

LAMPUNG – Untuk meningkatkan kapasitas kelompok peternak Koperasi Saburai Mandiri, Karya Masyarakat Mandiri Dompet Dhuafa kerjasama dengan BI Kpw Lampung melakukan pendampingan dan pelatihan komunikasi dan negoisasi. Dalam menjalin kerjasama dan kemitraan usaha koperasi pada program Klaster Kambing Saburai wilayah Tanggamus di Pekon Gisting Atas, Kec Gisting, Kab Tanggamus, Lampung, Senin (4/5/2018).

Kegiatan diikuti 30 peserta yang terdiri dari perwakilan kelompok ternak kambing saburai, pengurus koperasi Saburai Mandiri, Ketua Asponak (Assosiasi koperasi peternak) Kab. Tanggamus serta staekholder terkait.

“Adanya kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan teknik komunikasi dan negoisasi pengurus dan anggota koperasi Saburai Mandiri dalam menjalin kerjasama dengan berbagai pihak serta dapat meningkatkan kepercayaan diri anggota dan pengurus koperasi dalam negosiasi dan komunikasi,” ungkap Zahrul Ramadhan S.Si. MM, narasumber pelatihan tersebut. [Ipul]

Safari Ramadhan KMM Sambangi Karangantu, Serang

SERANG – Rangkaian agenda Safari Ramadhan Karya Masyarakat Mandiri (KMM) menyambangi program kerang hijau Karangantu, Serang, Rabu (30/5/2018). Rombongan KMM terdiri direktur utama, GM, manager FO, manager bisnis dan penyelia program. Sebagai tuan rumah perwakilan dari Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Banten, Abdurrahman Usman.

Sebelum ke lokasi program rombongan silaturahmi ke RS Mata Achmad Wardi di Jalan Taktakan Raya, Kota Serang. Rumah sakit ini dibangun di atas tanah seluas 2.348 meter persegi yang diwakafkan oleh keluarga besar Haji Ahmad Wardi. Badan Wakaf Indonesia mendapat amanah sebagai nazhir, lalu menggandeng Yayasan Dompet Dhuafa Republika sebagai pengelola rumah sakit.

Setibanya di lokasi program, rombongan melihat bagan kerang di laut dengan kapal bermotor. Program di Karangantu ini kerja sama yang digagas Dompet Dhuafa dan BNI Syariah di bidang pemberdayaan ekonomi masyarakat dhuafa. Pemberdayaan ini berasal dari zakat karyawan dan zakat perusahaan BNI Syariah.

Saat ini fokus Dompet Dhuafa adalah memandirikan penerima manfaat secara ekonomi dengan intervensi program-program pemberdayaan yang digulirkan. Tujuannya adalah mendampingi para penerima bantuan sampai mereka mandiri dan menjadi muzzaki (orang yang berzakat).

Selain menyalurkan bantuan berupa bagan untuk nelayan, Dompet Dhuafa juga memberikan pendampingan berkala kepada nelayan. Tujuannya untuk memastikan semua proses budidaya sesuai standar dalam bentuk pendampingan berbasis komunitas.

Sebelum berbuka puasa diadakan tausiyah hikmah puasa. Materi tentang karakter orang beriman yaitu seyakin-yakinnya dengan apa yang kita lakukan, Allah SWT akan menolong kita. Berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mencapai tujuan. Tidak melupakan doa sebagai pilar penting untuk mendapatkan pertolongan Allah SWT. [yun]

Evaluasi Bulanan Koperasi Makmur Sentosa Wujud Pertanggungjawaban Pengurus

PONOROGO – Agenda rutin dan evaluasi bulanan Koperasi Makmur Sentosa. Bertempat di rumah Ketua Koperasi Desa Kwajon, Bungkal, Ponorogo, Sabtu (26/05/2018). Hadir 38 pemuda tani usia 17-39 tahun.

Pertemuan diadakan untuk membahas produksi beras dan persiapan penanaman kedelai. Pertanggungjawaban tiap divisi di Koperasi Makmur Sentosa. Koperasi ini diinisiasi Dompet Dhuafa melalui program Klaster Mandiri Ponorogo. Fokus dalam bidang pertanian terutama usaha penggilingan gabah, jual beras dengan beberapa varian.

Semoga tekad pemuda tani dari Kwajon untuk memajukan pertanian Indonesia bisa terwujud!

Jalin Silaturahmi, KMM Adakan Safari Ramadhan

CIANJUR – Agenda Safari Ramadhan Karya Masyarakat Mandiri (KMM) bersama Koperasi Gapoktan Al Ikhwan Cianjur, Rabu (23/5/2018). KMM diwakili Jodi H. Iswanto, Direktur Utama. Acara bertemu dengan ketua-ketua kelompok tani mitra di Saung Gapoktan Al Ikhwan Desa Sukaraharja, Cibeber. Hadir juga wakil dari Hipoci Kebun Petey, Gekbrong, Cianjur. Agenda ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi dengan mitra petani. Sekaligus buka bersama dan mendengarkan tauziyah.

Acara berupa diskusi berlangsung hingga waktu isya’. Kegiatan dilanjutkan ke mitra Move Mustahik to Muzakki (M3) Cipanas. Aktivitas mitra sedang mengemas sayur.  Sayur akan dikirim ke Bogor. Mitra M3 Cipanas adalah penerima manfaat program yang digagas Dompet Dhuafa. Progran Green Horti dengan tujuan meningkatkan pendapatan petani sayur.

“Mereka masih sangat butuh bimbingan dan bantuan dari kita. Terutama di pemasaran dan peningkatan mutu,” ungkap Jodi. “Semoga ke depan sinergi dan kerjasama di berbagai bidang bisa terus dilanjutkan. Aspek pengembangan sosial dan ekonomi,” pungkasnya. [jod]

Salam Empowering Synergy Partnership

Program Sentra Ternak Sapi Perah Sukabumi

Sukabumi – Progam M3 (Mustahik Move to Muzakki) di Desa Cisitu, Kec Nyalindung, Kab Sukabumi. Program dampingan Karya Masyarakat Mandiri – Dompet Dhuafa bekerjasama dengan BNI Syariah. Kegiatannya adalah pendampingan secara intensif selama program berjalan, pemberian bantuan langsung masyarakat (BLM) serta peningkatan kapasitas peternak.

Aktivitas program terangkum dalam tiga tahap yaitu tahap penumbuhan (pembentukan kelompok, peningkatan kapasitas peternak dan lain-lain), tahap penguatan (penguatan organisasi kelembagaan lokal, jaringan informasi dan lain-lain) dan tahap pemandirian (stabilitas usaha kelompok/lembaga lokal, jaminan pemasaran produk dan lain-lain).

Salah satu tujuan program M3 adalah membangun kawasan sentra peternakan sapi perah yang berbasis pemberdayaan di wilayah Nyalindung khususnya Desa Cisitu. Meningkatkan pendapatan masyarakat penerima manfaat progam sebesar 1,5 kali UMK di akhir program.

HIPOCI Adakan Workshop & Pelatihan Pemasaran Beras

Cianjur – Workshop dan Pelatihan Pemasaran Beras dihadiri setidaknya 20 peserta terdiri dari pengurus dan perwakilan kelompok tani Himpunan Petani Organik Cianjur (HIPOCI) dan perwakilan kelompok tani Al-Ikhwan Cibeber di Rice Miling Unit (RMU) HIPOCI pada Jum’at (20/04/18) dari pukul 13.00 s.d 16.00 WIB.

Satia Nugraha, pembicara, memberikan tips dan strategi termasuk analisis usaha agar proses produksi bisa lebih efisien dari yang sudah dikerjakan oleh HIPOCI saat ini. Beliau juga memberikan informasi terkait peningkatan kuantitas dan kualitas gabah di tingkat petani. Menurutnya kualitas gabah sangat signifikan mempengaruhi kualitas beras, yang nantinya akan menentukan pasar mana yang bisa ditembus beras yang kita produksi.

Peserta antusias mencerna materi yang dipaparkan oleh pembicara. Maksum (55), salah satu perwakilan ketua kelompok tani yang bertanya mengenai komposisi pupuk yang baik agar produktifitas padinya meningkat, dan gabah yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik. Pertanyaan muncul, baik dari petani ataupun pengurus.

Walau berlangsung sederhana agenda ini sangat terasa manfaatnya. Dengan antusiasme peserta yang tampak “gregetan” ingin mencoba trik yang telah diberikan pemateri. Sugandi, ketua HIPOCI saat ini mengukapkan, “Alhamdulillah, ini manfaat sekali pelatihan, apa yang telah dipaparkan pembicara akan kita lakulan, tentunya ke depan kita berharap HIPOCI semakin sukses.” [ASH]