Berikut ini adalah artikel yang termasuk kategori Program Pemberdayaan

Safari Ramadhan KMM Sambangi Karangantu, Serang

SERANG – Rangkaian agenda Safari Ramadhan Karya Masyarakat Mandiri (KMM) menyambangi program kerang hijau Karangantu, Serang, Rabu (30/5/2018). Rombongan KMM terdiri direktur utama, GM, manager FO, manager bisnis dan penyelia program. Sebagai tuan rumah perwakilan dari Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Banten, Abdurrahman Usman.

Sebelum ke lokasi program rombongan silaturahmi ke RS Mata Achmad Wardi di Jalan Taktakan Raya, Kota Serang. Rumah sakit ini dibangun di atas tanah seluas 2.348 meter persegi yang diwakafkan oleh keluarga besar Haji Ahmad Wardi. Badan Wakaf Indonesia mendapat amanah sebagai nazhir, lalu menggandeng Yayasan Dompet Dhuafa Republika sebagai pengelola rumah sakit.

Setibanya di lokasi program, rombongan melihat bagan kerang di laut dengan kapal bermotor. Program di Karangantu ini kerja sama yang digagas Dompet Dhuafa dan BNI Syariah di bidang pemberdayaan ekonomi masyarakat dhuafa. Pemberdayaan ini berasal dari zakat karyawan dan zakat perusahaan BNI Syariah.

Saat ini fokus Dompet Dhuafa adalah memandirikan penerima manfaat secara ekonomi dengan intervensi program-program pemberdayaan yang digulirkan. Tujuannya adalah mendampingi para penerima bantuan sampai mereka mandiri dan menjadi muzzaki (orang yang berzakat).

Selain menyalurkan bantuan berupa bagan untuk nelayan, Dompet Dhuafa juga memberikan pendampingan berkala kepada nelayan. Tujuannya untuk memastikan semua proses budidaya sesuai standar dalam bentuk pendampingan berbasis komunitas.

Sebelum berbuka puasa diadakan tausiyah hikmah puasa. Materi tentang karakter orang beriman yaitu seyakin-yakinnya dengan apa yang kita lakukan, Allah SWT akan menolong kita. Berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mencapai tujuan. Tidak melupakan doa sebagai pilar penting untuk mendapatkan pertolongan Allah SWT. [yun]

Evaluasi Bulanan Koperasi Makmur Sentosa Wujud Pertanggungjawaban Pengurus

PONOROGO – Agenda rutin dan evaluasi bulanan Koperasi Makmur Sentosa. Bertempat di rumah Ketua Koperasi Desa Kwajon, Bungkal, Ponorogo, Sabtu (26/05/2018). Hadir 38 pemuda tani usia 17-39 tahun.

Pertemuan diadakan untuk membahas produksi beras dan persiapan penanaman kedelai. Pertanggungjawaban tiap divisi di Koperasi Makmur Sentosa. Koperasi ini diinisiasi Dompet Dhuafa melalui program Klaster Mandiri Ponorogo. Fokus dalam bidang pertanian terutama usaha penggilingan gabah, jual beras dengan beberapa varian.

Semoga tekad pemuda tani dari Kwajon untuk memajukan pertanian Indonesia bisa terwujud!

Jalin Silaturahmi, KMM Adakan Safari Ramadhan

CIANJUR – Agenda Safari Ramadhan Karya Masyarakat Mandiri (KMM) bersama Koperasi Gapoktan Al Ikhwan Cianjur, Rabu (23/5/2018). KMM diwakili Jodi H. Iswanto, Direktur Utama. Acara bertemu dengan ketua-ketua kelompok tani mitra di Saung Gapoktan Al Ikhwan Desa Sukaraharja, Cibeber. Hadir juga wakil dari Hipoci Kebun Petey, Gekbrong, Cianjur. Agenda ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi dengan mitra petani. Sekaligus buka bersama dan mendengarkan tauziyah.

Acara berupa diskusi berlangsung hingga waktu isya’. Kegiatan dilanjutkan ke mitra Move Mustahik to Muzakki (M3) Cipanas. Aktivitas mitra sedang mengemas sayur.  Sayur akan dikirim ke Bogor. Mitra M3 Cipanas adalah penerima manfaat program yang digagas Dompet Dhuafa. Progran Green Horti dengan tujuan meningkatkan pendapatan petani sayur.

“Mereka masih sangat butuh bimbingan dan bantuan dari kita. Terutama di pemasaran dan peningkatan mutu,” ungkap Jodi. “Semoga ke depan sinergi dan kerjasama di berbagai bidang bisa terus dilanjutkan. Aspek pengembangan sosial dan ekonomi,” pungkasnya. [jod]

Salam Empowering Synergy Partnership

Program Sentra Ternak Sapi Perah Sukabumi

Sukabumi – Progam M3 (Mustahik Move to Muzakki) di Desa Cisitu, Kec Nyalindung, Kab Sukabumi. Program dampingan Karya Masyarakat Mandiri – Dompet Dhuafa bekerjasama dengan BNI Syariah. Kegiatannya adalah pendampingan secara intensif selama program berjalan, pemberian bantuan langsung masyarakat (BLM) serta peningkatan kapasitas peternak.

Aktivitas program terangkum dalam tiga tahap yaitu tahap penumbuhan (pembentukan kelompok, peningkatan kapasitas peternak dan lain-lain), tahap penguatan (penguatan organisasi kelembagaan lokal, jaringan informasi dan lain-lain) dan tahap pemandirian (stabilitas usaha kelompok/lembaga lokal, jaminan pemasaran produk dan lain-lain).

Salah satu tujuan program M3 adalah membangun kawasan sentra peternakan sapi perah yang berbasis pemberdayaan di wilayah Nyalindung khususnya Desa Cisitu. Meningkatkan pendapatan masyarakat penerima manfaat progam sebesar 1,5 kali UMK di akhir program.

HIPOCI Adakan Workshop & Pelatihan Pemasaran Beras

Cianjur – Workshop dan Pelatihan Pemasaran Beras dihadiri setidaknya 20 peserta terdiri dari pengurus dan perwakilan kelompok tani Himpunan Petani Organik Cianjur (HIPOCI) dan perwakilan kelompok tani Al-Ikhwan Cibeber di Rice Miling Unit (RMU) HIPOCI pada Jum’at (20/04/18) dari pukul 13.00 s.d 16.00 WIB.

Satia Nugraha, pembicara, memberikan tips dan strategi termasuk analisis usaha agar proses produksi bisa lebih efisien dari yang sudah dikerjakan oleh HIPOCI saat ini. Beliau juga memberikan informasi terkait peningkatan kuantitas dan kualitas gabah di tingkat petani. Menurutnya kualitas gabah sangat signifikan mempengaruhi kualitas beras, yang nantinya akan menentukan pasar mana yang bisa ditembus beras yang kita produksi.

Peserta antusias mencerna materi yang dipaparkan oleh pembicara. Maksum (55), salah satu perwakilan ketua kelompok tani yang bertanya mengenai komposisi pupuk yang baik agar produktifitas padinya meningkat, dan gabah yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik. Pertanyaan muncul, baik dari petani ataupun pengurus.

Walau berlangsung sederhana agenda ini sangat terasa manfaatnya. Dengan antusiasme peserta yang tampak “gregetan” ingin mencoba trik yang telah diberikan pemateri. Sugandi, ketua HIPOCI saat ini mengukapkan, “Alhamdulillah, ini manfaat sekali pelatihan, apa yang telah dipaparkan pembicara akan kita lakulan, tentunya ke depan kita berharap HIPOCI semakin sukses.” [ASH]

Tasyakuran Panen Raya Kerang Hijau dan Peresmian Rumah Kupas

SERANG – Program Mustahik move to Muzakki Kerang Hijau sudah berjalan dan memasuki akhir tahun pertama. Kegiatan yang sudah dilakukan salah satunya memberikan bantuan kepada mitra berupa bagan. Jumlah bagan yang sudah diberikan sebanyak 30 bagan dari target 80 bagan yang akan diterima oleh mustahik. Selain pemberian bagan juga membangun rumah kupas sebagai rumah produksi pengolahan hasil panen kerang hijau.

ISM Karya Sinar Bahari  bersama Dompet Dhuafa mengadakan acara “Tasyakuran Panen Raya Kerang Hijau dan peresmian Rumah Kupas di Kp.Tanggul, Desa Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten, Rabu (18/04/2018). Acara dihadiri Sulis Tiqomah, partnership manager Dompet Dhuafa, Jodi H. Iswanto, Direktur Utama PT Karya Masyarakat Mandiri, Usman Abdurrahman Pimpinan Dompet Dhuafa Banten. Juga hadir Andrianto Daru Kurniawan, GM HCD BNI SYARIAH sekaligus ketua Yayasan Hasanah Titik, Ilham selaku Penyuluh Perikanan, tokoh masyarakat, wakil dari Kepala Desa Banten, ketua RW dan ketua RT setempat.

Dengan acara tasyakuran  panen raya dan peresmian rumah kupas diharapkan sinergi antara mustahik, muzakki, amil, stakeholder lain bisa berjalan dengan baik. Bersilaturahim, bertatap muka, sehingga diharapkan program kerang hijau bisa berjalan dengan baik sesuai harapan bersama.

Sulis Tiqomah menyampaikan, “Kami senang program ini dapat mengangkat perekonomian masyarakat nelayan di Karangantu. Dimana salah satu potensi alam di sini adalah kerang hijau. Ini adalah berkah dari zakatnya karyawan BNI Syariah.”

Andrianto Daru Kurniawan selaku Ketua Yayasan Hasanah yang juga General Manager HCD BNI Syariah, menuturkan, “Kami memilih bekerja sama dengan Dompet Dhuafa untuk memastikan bahwa dana zakat perusahaan sampai kepada delapan asnaf yang ditentuan agama.”

“Kami senang dikunjungi bapak–bapak dan ibu-ibu dari Jakarta, mereka baik-baik rasa capek kami pun jadi hilang,” ujar Hariadi, Anggota Karya Sinar Bahari. (TISNA)

RAT Perdana Paguyuban Barokah Agro Lestari Subang

Subang – Kelompok Petani Nanas Barokah Agro Lestari mengadakan Rapat Anggota Tahunan (RAT), di Aula Desa Cirangkong, Kec. Cijambe, Subang, Kamis (12/4/2018). Petani nanas yang tergabung dalam kelompok Barokah Agro Lestari antusias mengikuti acara RAT sampai selesai. Bagi petani ini menjadi momen penting selain menjadi hal baru. Mereka juga bersemangat menunggu pembagian sisa hasil usaha (SHU) setelah satu tahun mereka berkomitmen membangun usaha bersama (usaha komunitas).

Kelompok ini diinisiasi Dompet Dhuafa melalui Program Agroindustri Nanas. Dengan harapan petani berdaya dengan usaha pertaniannya melalui usaha bersama dalam wadah Paguyuban Barokah Agro Lestari. Usaha bersama yang dilakukan Paguyuban Barokah Agro Lestari diantaranya pembiayaan usaha tani, intensifikasi budidaya nanas, pengadaan saprotan, pemasaran hasil tani dan pengolahan nanas di unit Rumah Pengolahan Nanas (RPN). Dengan konsep usaha bersama ini petani menjadi lebih berdaya. Aamiin. (HIKMAT)

Angin Kencang Rusak Saung Program M3 Cianjur

CIANJUR – Hujan dan angin kencang melanda Desa Sindangjaya, Kec. Cipanas, Cianjur, Rabu malam (29/11/2017). Desa yang menjadi lokasi program M3 (Mustahik Move to Muzakki) Green-Horti Dompet Dhuafa.

Maman menuturkan, “Setiap tahun ketika masuk musim penghujan Desa Sindangjaya yang berada di bawah Gunung Gede selalu dilanda angin kencang.” Namun tahun ini angin terasa lebih kencang, mengakibatkan saung program tempat kumpul petani dan pengemasan sayur terhempas atap dan beberapa pondasinya.

Alhamdulillah tidak ada yang terluka pada kejadian itu. Tidak hanya saung program, Green House – rumah tanam sayur dan beberapa rumah wargapun terkena dampaknya. Atap rumah mereka terhempas terbawa angin. Semoga diberikan kesabaran dan kekuatan. [AHB]

Pedagang Tangguh VI Berdayakan Pedagang Bakso

Jakarta – Untuk keenam kalinya PT Miwon Indonesia dan Dompet Dhuafa meluncurkan program Pedagang Tangguh VI di Jakarta, Kamis (9/11/2017). Bertepatan dengan 44 tahun Miwon berdiri.

Pada peluncuran tersebut diserahkan secara simbolisasi giant check senilai Rp 779.160.525 untuk program pemberdayaan pedagang bakso yang tergabung dalam “Pedagang Tangguh VI”.

Pedagang Tangguh  adalah program pemberdayaan masyarakat yang digagas sejak tahun 2011. Sasaran masih  sama dengan tahun-tahun sebelumnya, yaitu para pedagang bakso. Total mitra pedagang yang sudah dibina dari awal hingga kini sebanyak 350 orang.

Ismail A Said, Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa, menyampaikan “Penerima manfaat di tahun keenam kali ini berjumlah 50 pedagang bakso yang terdiri dari 30 pedagang di wilayah Jakarta Selatan dan 20 pedagang bakso di Surabaya.”

Menurut Ismail, inisiasi Pedagang Tangguh dilatarbelakangi kepedulian Miwon dan Dompet Dhuafa terhadap kondisi para pedagang bakso skala mikro yang masih terbatas dalam aspek produksi, manajerial, dan pemasaran. Sehingga berkomitmen untuk membantu menguatkan keberadaan para pedagang bakso agar tetap bertahan, mandiri, dan dipercaya publik.

Bantuan yang diberikan berupa penyaluran modal usaha (1 set gerobak dorong dan peralatan penunjang), penguatan kapasitas mitra serta pendampingan usaha reguler selama satu tahun. Penguatan kapasitas melalui pelatihan-pelatihan yang dapat menambah pengetahuan dan pemahaman mitra mengenai aspek keamanan pangan, strategi pengembangan wirausaha, pengelolaan keuangan dan penguatan kelembagaan lokal.

Dompet Dhuafa sebagai mitra pelaksana program melakukan seleksi pedagang, pengadaan perlengkapan usaha, hingga pendampingan intensif.

“Agar program tepat sasaran, kami memiliki prosedur terkait seleksi dan verifikasi mitra, melalui assessment yang komprehensif. Dengan terpilihnya mitra yang tepat, efektivitas dan keberhasilan program berupa kemandirian ekonomi dapat terwujud,” tutur Ismail.

“Kami berharap para pedagang bakso dapat lebih mandiri secara finansial, sehingga para pedagang dapat memperbaiki taraf hidup keluarga sambil tetap menyajikan makanan sehat dan layak konsumsi yaitu makanan yang bebas boraks, formalin, dan pewarna tekstil,” ujar Vice President Director PT Miwon Indonesia, Mr. Lee Dong Won.

LWK Program Pedagang Tangguh Miwon 6

Jagakarsa – Karya Masyarakat Mandiri sebagai jejaring Dompet Dhuafa melaksakan Latihan Wajib Kelompok (LWK) untuk para calon mitra pedagang bakso Program Pedagang Tangguh Miwon 6 (PTM) di Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Kamis (2/11/2017). Karena PTM 6 calon mitra tersebar di Kelurahan Jagakarsa, Ciganjur, Cipedak dan Srengseng Sawah, bagian dari wilayah Kecamatan Jagakarsa. Dompet Dhuafa menggandeng CSR PT. Miwon Indonesia  sejak tahun 2011 sampai saat ini. Tahun ini memasuki tahun ke-6 program pedagang tangguh Miwon dengan 30 pedagang bakso keliling.

LWK adalah rangkaian dari proses seleksi para calon mitra yang  akan tergabung dalam program PTM 6. Dari tahapan  wawancara, pengisian SKM, kelengkapan administrasi  dan LWK. Tujuannya untuk lebih memahamkan kepada calon mitra pedagang tujuan program PTM, output, kegiatan-kegiatan, maupun inputnya, sehingga calon mitra memahami dan bisa bekerjasama dengan baik sehingga cita-cita besar program bisa berjalan sesuai  dengan perencanaan.

LWK dihadiri Sekcam Jagakarsa, Mundari, Eva Silvia (Kasi Ekbanglit), dan 21  mitra pedagang  bakso calon mitra baru program PTM. Mundari menyambut baik program PTM ini dan berpesan kepada calon mitra, “Benar – benar mengikuti semua kegiatan yang ada di program, dijaga kualitas dan yang terpenting juga jangan berjualan di tempat – tempat yang tidak dibolehkan seperti di atas trotoar.” (STN)