Rentenir yang Kian Terpinggir

Kalimat inilah yang sering diucapkan Wasti (50th) dan diiyakan oleh semua anggotanya ketika ia menyampaikan sambutan saat pertemuan rutin kelompok.  “bank keliling alhamdulillah disini udah berkurang, anggota kita sudah tidak ada yang pinjem ke bank keliling, boleh di cek,”. Wasti telah 1 (satu) tahun menahkodai lembaga lokal yang mereka beri nama ISM Sinar Abadi. ISM ini berada di wilayah Kasemen Kota Serang Banten. ISM ini menaungi anggota Nelayan kerang hijau dan pengupas kerang.

Supini sebagai anggota ISM juga mengomentari saat pertemuan berlangsung “buat apa kami pinjem ke rentenir, lebih baik pinjam di koperasi (red; ISM), tanpa bunga, persyaratanpun gampang”. Mereka berharap ISM ini bisa berlegal hukum koperasi nantinya.

Lain lagi Kesih, beliau dengan tegas mengatakan kepada mitra yang lain “ belum ada lembaga keuangan seperti ini, yang mengajarkan kami menabung dan berinfaq, Kami bisa menabung dan mengambilnya saat kami butuh, jika ada rezeki lebih, kami berinfaq semampunya

Ada lagi Nasra, beliau sebelumnya memiliki bagan di laut hanya 1 unit dan itupun ukurannya kecil, “kini saya punya 2 bagan, tabungan yang saya simpan di koperasi nanti mau saya buatkan 1 bagan lagi”. Cetusnya optimis

Ditambah lagi Lalang yang kesehariannya hanya memperoleh upah dari merebus kerang, ia tak menyangka bisa mendapat tambahan penghasilan dari bagan yang ia kelola, bagan tersebut ia peroleh dari pembiayaan di ISM “saya bersyukur sekali” katanya haru.

Itulah apresiasi kebahagiaan yang mereka utarakan saat program pemberdayaan hampir berakhir, banyak manfaat yang mereka dapatkan. Mulai dari penghasilannya nambah, fasilitas pembiayaan yang mudah di akses, sampai rentenir yang mulai terpinggirkan.

{fcomment}

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan