Bogor – Temu Mitra dan Pelatihan untuk 70 mitral UMKM yang terdiri dari toko retail dan kuliner di wilayah Kabupaten Bogor dan Sukabumi dalam rangka memfasilitasi pelatihan peningkatan omset penjualan Sabtu (12/10) di Kinasih Resort, Bogor.
Temu mitra dihadiri oleh Perwakilan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bogor dan Kabupaten Sukabumi, perwakilan Karya Masyarakat Mandiri (KMM), dan Narasumber Coach Business Professional.
Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bogor, Dr. Rini Kusuma Wati, menyambut baik digelarnya temu mitra program damping ini. Menurutnya program yang difasilitasi program CSR ini diharapkan bisa mendorong UMKM berkembang.
“Peserta harus bersyukur dengan adanya pelatihan, pendampingan dan support sarana melalui Program Damping. Keseriusan Bapak Ibu sangat dibutuhkan dalam mengikuti pelatihan dan pendampingan agar usaha bapak ibu dapat maju,” tutur Rini.
Hal senada disampaikan oleh Wakil Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Sukabumi, Rarai Istiana. Pihaknya mendukung program CSR yang berorientasi pada kemajuan UMKM kelontong dan kuliner di sekitar pabrik.
“Strategi yang penting bapak dan ibu saat ini adalah sebaik mungkin memberikan layanan prima dan membangun kedekatan dengan konsumennya. Sehingga memberikan kontribusi pada peningkatan omset penjualan,” kata Rini.
Sementara itu, Economic Development Manager, Abdul Syam dalam sambutannya mengatakan bahwa program damping ini merupakan model program integrasi, irisan antara program pemberdayaan UMKM dengan bisnis.
Pogram ini, katanya, mendorong peningkatan kinerja mitra toko kelontong melalui dukungan pelatihan dan pendampingan pengelolaan keuangan bisnis, manajemen bisnis, dukungan sarana usaha hingga membangun jaringan rantai pasok. Sehingga membantu memajukan usaha serta kesejahteraan para mitra.
Melalui kegiatan ini, para peserta disajikan materi tentang mindset dan pembangunan bisnis dari Coach Rully Bhaskara. Dalam pemaparannya, Coach Rully menyampaikan yang terpenting dalam pengembangan bisnis harus dimulai dari mental pebisnisnya.
“Mental bisnis dibangun dengan paham akan tujuan bisnis, bekerja dengan strategi dan membangun sistem serta menghargai waktu,” bebernya.
“Selanjutnya dalam mempercepat kesuksesan bisnis adalah melalui modeling/meniru kesukesan dari orang lain, terkait dengan ilmu suksesnya, cara kerjanya, inovasi dan kebiasaan yang memampukan suksesnya,” tambahnya. [ANH]







