Pembangunan sektor pertanian tidak hanya berhenti pada peningkatan produksi, tetapi juga harus mampu memastikan hasil panen memiliki akses pasar yang baik dan memberikan nilai ekonomi yang layak bagi petani. Selama ini, banyak petani menghadapi tantangan berupa harga jual yang rendah, ketergantungan pada tengkulak, dan lemahnya kemampuan dalam memasarkan produk secara mandiri. Akibatnya, peningkatan produktivitas belum selalu berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan petani.
Kerjasama Karya Masyarakat Mandiri dalam pengelolaan dana Corporate Social Responsibility (CSR), berupaya menjawab tantangan tersebut dengan melakukan pendampingan kepada kelompok tani. Pendampingan ini tidak hanya berfokus pada penerapan praktik pertanian ramah lingkungan, tetapi juga pada pengembangan pemasaran Beras Orisa, produk beras yang dihasilkan oleh kelompok tani binaan.
Beras Orisa lahir dari praktik pertanian yang mengedepankan penerapan budidaya padi ramah lingkungan dengan mengutamakan penggunaan pestisida nabati dan pupuk kompos, petani didorong untuk mengurangi ketergantungan terhadap pupuk dan pestisida kimia sintetis untuk menjaga kesehatan tanah dan lebih menghemat penggunaan air.
Nilai utama Beras Orisa tidak hanya terletak pada kualitas berasnya, tetapi juga pada cerita di balik proses produksinya. Setiap kemasan Beras Orisa mencerminkan komitmen petani terhadap pelestarian lingkungan dan keberlanjutan pertanian. Kami menyadari bahwa keberhasilan kelompok tani tidak cukup hanya diukur dari hasil panen. Oleh karena itu, pendampingan diperluas hingga aspek pemasaran agar petani mampu memperoleh nilai ekonomi yang lebih baik.
Pengembangan pemasaran Beras Orisa tidak dapat dilakukan oleh petani sendiri. Diperlukan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, perguruan tinggi, pelaku usaha, komunitas konsumen, hingga lembaga keuangan. Kolaborasi tersebut bisa memperkuat ekosistem agribisnis yang memberikan manfaat bagi seluruh pihak yang terlibat khususnya para petani.
Ke depan, Beras Orisa diharapkan menjadi contoh sukses bagaimana kolaborasi antara dunia usaha, petani, pemerintah, dan masyarakat dapat menciptakan sistem agribisnis yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan menjaga kelestarian lingkungan. Dengan strategi pemasaran yang tepat dan dukungan berbagai pemangku kepentingan, Beras Orisa berpotensi berkembang menjadi salah satu merek beras ramah lingkungan yang dikenal luas dan dipercaya oleh masyarakat Indonesia. [ipul]





